Daun jendela
ku kuak perlahan-lahan
sinar matahari yang ramah
jatuh mencium lantai.
Ku lihat pagi yang cerah
langit berwarna biru
matahari bersinar lembut
suasana yang indah
di awal musim kemarau.
Dan keindahan yang terpamer
menghantar rasa bosan
menghantar rasa sepi.
lalu kutarik nafas dalam-dalam
terpandang potretmu
di atas meja kecil
di sudut kamarku.
Kutatap wajahmu.....indah
tidak pernah jemu tersenyum
semakin direnung
semakin sayang, semakin rindu
khayalan berbunga dalam diri
memunggah rasa, membelai jiwa
kau nafasku, degupan jantungku
semangatku, cintaku
ke marilah kau padaku
aku terlalu merinduimu.....
No comments:
Post a Comment